Bappeda Kabupaten Pamekasan melakukan Studi Banding mengenai Penanggulangan Kemiskinan Ke bappeda Kabupaten Sleman, DIY. (Jum’at 2 Desember 2022) Rombongan digawangi oleh Sekretaris Bappeda Kab. Pamekasan, Dodit Kirnadi HM, S.STP, M.Si.dan diterima oleh Bapak Heribertus (Kabid PSDM) dari Bappeda dan Bapak Sigit (Dinsos Kab. Sleman).
Yang paling menonjol dikupas penanggulangan kemiskinan Kab. Sleman ditandai dengan adanya Tim satgas pemberdayaan masyarakat (Tim Sepeda Mas) sebagai kombinasi kolaborasi dari Bappeda, Dinas Pemdes, Dinsos dll.Dijelaskan Pak Heribertus bahwa Tim Sepeda Mas siap dalam mendampingi dan mensukseskan program petani milenial yang ada Sleman sebagai langkah awal petani muda dalam perjuangan untuk mengentaskan kemiskinan.
Seperti yang sudah dilakukan petani-petani milenial di Kalurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan. Mereka merupakan petani-petani yang tergabung dalam Petani Milenial Sumber Taruna dengan melakukan pembukaan dan pengolahan lahan demplot seluas 1,2 hektare yang disewa dengan proses urunan anggota kelompok petani milenial.
Sekolah Lapang Bawang Merah sudah didaftarkan dan dimulai September dengan tujuan memberikan pengetahuan budi daya penanaman bawang merah petani muda. Khususnya, di Kapanewon Prambanan terlebih dulu. Ia menilai, pengentasan kemiskinan dari sektor pertanian merupakan sesuatu yang penting dalam memutus mata rantai kemiskinan dengan memaksimalkan hasil pertanian.
Selain itu, dapat dilaksanakan dengan melakukan akselerasi program-program pertanian dari hulu sampai hilir. Dan semua elemen harus menjaga semangat dan tidak lelah belajar bertani agar mampu memaksimalkan hasilnya. Di akhir Paparannya Heribertus menyampaikan keinginannya suatu saat bisa melakukan kunjungan balasan ke Pamekasan dimana kedua daerah sedang getol-getolnya mengentaskan kemiskinan terutama setelah dirilisnya data P3KE dari Pemerintah Pusat.